Jumat, 21 Januari 2011

Progeria...


Rambut rontok dan tidak tumbuh lagi, pembuluh darah di bagian kepala tampak jelas, mengeriputnya kulit karena jaringan lemak tidak ada, merupakan ciri-ciri penderita progeria. Mirisnya gejala tersebut terjadi pada anak-anak.

Ciri lainnya adalah kuku melengkung serta rapuh, pengerasan di persendian, pengeroposan tulang yang menyebabkan tulang mudah retak atau patah, gigi terlambat tumbuh, merupakan tanda-tanda penderita progeria. Padahal itu adalah gejala pada orang yang memasuki usia lanjut.

Gejala klinis yang terjadi pada penderita progeria di atas benar-benar memilukan. Bagaimana tidak, semua gejala menyedihkan tersebut harus dialami oleh bocah yang seharusnya dapat tumbuh dan bermain secara normal.

Kamis, 06 Januari 2011

Kalimat dari Sahabat


Di malam yang sunyi ku sendiri berbaring diranjang, ditemani sang rembulan yang terlihat mengintip kearah ku lewat celah jendela kamar ini. Cahaya itu yang menemaniku malam ini, walau mama ada disampingku. Namun, kerinduan itu kembali hadir.
***
“Kesya, pagi…????”sapaku saat sampai di ruangan kuliah, tepat berada di kursi terdepan sahabat terbaikku duduk. “Kes, kemarin kemana aja…?padahal aku mau ajak kamu ke toko buku dengan Lisa…Ehh,kamu sudah menghilang…ke mana..???”tanyaku panjang lebar.
“Kemarin aku ada agenda…maaf ya…” jawab Kesya. Hampir saja aku ingin bertanya kembali dengan Kesya, tapi dosennya sudah datang.  Oy, belum kenalan ya…aku Nesya Maharani…biasa di panggil Nesya...aku baru semester 3 di bangku kuliah…bisa di bilang belum tau apa-apa. Kesya itu sahabat aku dari pertama duduk di bangku SMA dulu, cukup lama kami bersahabat banyak hal yang kami lakukan bersama. Tapi, jangan heran deh…kami itu sangat berbeda mulai dari sifat, kebiasaan, dan perilaku sampai-sampai teman satu jurusan gak nyangka kami bersahabat. Ada satu kesamaan kami yaitu suka baca buku……Kesya itu gak pernah milih-milih teman, walau dia berjilbab panjang tapi dia bisa menempati dirinya. Tapi, tetap pendiamnya itu gak bisa diobati...Hehehe……

Kamis, 28 Oktober 2010

Mengenal Najwa....

Ketika aku sadar ada yang berbeda pada diriku, terlihat ketika SD dulu. Teman-teman baruku memandangku dengan pandangan aneh. Membuatku merasa bahwa diriku sangatlah aneh. Apa yang salah pada diriku? Bertahun-tahun aku selama TK, SD, dan bahkan SMP pun masih terjadi padaku. Walau ketika saat TK aku belum menyadarinya secara baik, namun perbedaan itu sudah aku rasakan.
***
“Itu siapa? kuk seperti itu…” ucap seorang kakak kelasku di saat ku baru masuk di sekolah baruku kelas 5 SD. Ia berbicara dibelakangku, namun aku mendengarnya. Sungguh sakit hati ini mendengar pertanyaan itu. Namun, hanya diam yang bisa kulakukan selama bertahun-tahun.
Rasa minder, tak percaya diri, malu dan bahkan tak ada guna di dunia aku rasakan jika orang-orang disekitarku membicarakan kekuranganku. Ketika berada di sekolah baruku itu, aku benar-benar merasakan perbedaan yang mencolok. Karena, selama aku berada di kelas 1-4 SD perkataan, pertanyaan itu tidak pernah ku dengar secara langsung. Namun, saat itu berulang kali aku mendengarnya.
Teman… aku masih memiliki teman dekat, walau kadang aku berfikir apa mereka benar-benar temanku. SD kelas 5-6, lalu dilanjutkan dengan SMP selama 3 tahun aku masih bersama mereka – temanku -. Namun, saat itu aku berfikir apa yang aku dapatkan dari sosok mereka. Toh… aku masih merasakan kesendirian selama ini…